Selasa, Mei 5, 2026
No menu items!

Ngaku Manusia Biasa, Jokowi Minta Maaf, Saya Tidak Sempurna!

satuindonesia.co.id, Jakarta – Acara zikir dan doa kebangsaan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo di halaman Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (1/8/2024).

Kegiatan menyambut bulan Kemerdekaan ini, menjadi momentum terakhir yang dihadiri Presiden Jokowi sebagai Kepala Negara.

Presiden Jokowi lantas menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Permohonan maaf yang disampaikan Kepala Negara lantaran segala kesalahan dan kekhilafan selama menjabat.

“Dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Prof K.H Ma’ruf Amin ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini, khususnya selama kami berdua menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Jokowi, dikutip Jum’at (2/8/2024).

Sebagai manusia biasa, dirinya mengaku banyak kekurangan. Oleh karena itu, Jokowi tidak dapat memenuhi semua harapan yang ditujukan selama masa pemerintahannya.

“Saya tidak sempurna. Saya manusia biasa. Kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi serta apapun yang ada di dalamnya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,” ucapnya.

Presiden pun mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bersama memohon pertolongan Allah SWT dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia di akhir sambutannya. Dengan harapan, Indonesia dapat menjadi bangsa dan negara yang maju.

“Saya mengajak kepada kita semuanya yang hadir untuk berdoa bersama memohon pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar kita diberikan kemudahan untuk meraih cita-cita bangsa yang maju, bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur ,” imbuh Jokowi..

“Semoga Allah senantiasa mengabulkan doa kita. Amin ya robbal alamin,” pungkas mantan Wali Kota Solo ini.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Inflasi Balikpapan dan PPU Melandai, BI Optimistis Tetap Terkendali

Balikpapan, Satu Indonesia — Perkembangan inflasi di Kota dan Kabupaten (PPU) pada April 2026 menunjukkan tren melandai. Kondisi ini didukung oleh normalisasi permintaan masyarakat...